Gurney Journey: Jalur Makna

Mata kita bekerja dengan otak kita untuk memahami dunia.

Pada saat tertentu perhatian sadar kita terpaku pada satu titik, tetapi kita juga menebak apa yang ada di sekitarnya. Kesadaran perifer ini memberi isyarat kepada mata ke mana harus melompat berikutnya. Lompatan atau saltasi itu terjadi sekitar tiga kali per detik.

Dengan menggabungkan data dari pemindaian otak dan pelacakan mata, para ilmuwan di University of Birmingham mencoba memahami bagaimana kita menebak titik perhatian berikutnya, dan bagaimana berbagai wilayah otak bekerja sama dalam “saluran makna” ini. “Satu objek ditetapkan sementara wilayah otak lainnya secara bersamaan memutuskan item berikutnya yang penting.”

NC Wyeth (1882-1945), Studio, kira-kira 1913-1915, minyak di atas kanvas, 16 x 20 1/4 inci.

Koleksi Mr dan Mrs Frank E. Fowler. Foto Rick Rhodes

Para ilmuwan mengatakan: “Manusia tidak perlu melihat objek hanya satu demi satu (dalam seri), dan mereka juga tidak melihat item secara bersamaan (secara paralel). Sebaliknya, mereka membangun saluran pengamatan, di mana makna dari satu objek ditetapkan sementara wilayah lain dari otak secara bersamaan memutuskan item berikutnya yang penting.” Proses serupa terjadi ketika kita membaca teks. “Aktivitas saraf yang diperlukan untuk memindai kata berikutnya dalam sebuah kalimat juga meningkat sesuai dengan kompleksitas kata.”